Begini Ciri-Ciri Skincare Aman dan Tidak Berbahaya

0
Diunggah 20 May 2021

Angga Yoga AVO

Photographer
0
LikeHealthy Skin

Begini Ciri-Ciri Skincare Aman dan Tidak Berbahaya

Sebelum membeli skincare yang sedang happening, kamu wajib memastikan ciri-ciri skincare aman dan tidak berbahaya!

Kamu sudah memiliki berapa banyak produk skincare? Apakah sudah lengkap mulai dari facial wash, cleansing oil, essence, serum , toner, eye cream, moisturizer, hingga sunscreen? Menjaga kesehatan kulit memang wajib, tetapi hal yang lebih penting adalah memastikan semua produk yang menempel di wajahmu itu aman dan tidak berbahaya. Jangan sampai tujuan skincare yang semula untuk menjaga dan memperbaiki kondisi kulit malah berbalik menjadi merusak. Nah, maka dari itu kamu wajib mengetahui ciri-ciri skincare aman dan tidak berbahaya.

1. Memiliki Izin BPOM

Memang sulit untuk menentukan apakah skincare itu aman dan bebas dari kandungan bahan yang berbahaya jika dilihat dari tampilan fisik. Jadi, kamu harus bisa membaca label dalam kemasan. Hal paling utama adalah skincare aman itu wajib memiliki izin edar dari BPOM. Badan resmi dari negara ini punya persyaratan keamanan produk yang harus dipenuhi oleh produk sebelum mendapatkan izin edar. Kandungan bahan aktif dalam produk juga disesuaikan dengan apa saja yang diperbolehkan.

Semua bahan termasuk konsentrasi dalam produk juga diperiksa. Bahkan bahan tambahan lainnya seperti pengawet, pewangi, emulsifier, texture enhancer, dan lainnya juga wajib diperiksa dan disesuaikan. Dengan memiliki izin edar BPOM, produsen dan BPOM wajib memastikan bahwa produk skincare itu aman dan bebas dari kandungan zat berbahaya.

Meskipun sudah mendapat izin BPOM, tidak semua produk skincare aman untuk kamu gunakan. Karena kondisi kulit setiap orang berbeda, tentunya reaksi pada suatu produk juga bisa berbeda. Kalau risiko terjadi efek samping seperti iritasi dan alergi memang masih ada tetapi kecil. Kalau kamu suka menggunakan banyak produk skincare dan melakukan kombinasi beberapa kandungan yang berbeda, tentu saja risiko iritasi semakin tinggi.

2. Terbuat dari Bahan Alami Belum Tentu Aman

Hal ini perlu kamu tentukan berdasarkan kondisi dan jenis kulit. Produk yang alami atau sintetik memiliki risiko alergenik atau iritasi bisa tinggi ataupun rendah. Bahan alami bisa saja memiliki risiko alergi atau iritasi tinggi, begitu pula sebaliknya bahan sintetik bisa saja memiliki risiko iritasi atau alergi yang rendah. Jadi, kamu harus mengenali kondisi, jenis, dan karakter kulit sendiri.

Baca Juga : Ini 6 Tanda Kulit Tidak Cocok Memakai Produk Skincare Tertentu

Kalau kamu sudah berhati-hari memilih produk, dan masih muncul efek samping seperti iritasi dan alergi, sebaiknya kamu berhenti menggunakan seluruh rangkaian produk yang digunakan. Kamu bisa menggunakan cleanser dan moisturizer yang bersifat gentle hingga kulit membaik. Selain itu, kamu juga perlu memperbanyak minum air putih dan menghindari keringat serta matahari. Setelah membaik, kamu bisa kembali pada skincare routinemu tetapi jangan gunakan produk yang menyebabkan iritasi atau alergi. Jika tidak membaik juga, kamu bisa kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

3. Mencantumkan Keterangan dan Kandungan Lengkap

Produk perawatan kulit yang baik tentu saja akan mencantumkan keterangan produk, info cara pakai, ingredients atau kandungan, perhatian khusus, tanggal kadaluarsa, dan Period After Opening di setiap packaging produk. Kamu perlu membaca label untuk memilah skincare yang aman dan bebas kandungan bahan berbahaya. Jadi, kamu jangan lupa untuk membaca dengan seksama dan mengikuti cara pakai sesuai anjura. Kalau ada disclaimer khusus juga wajib kamu teliti seperti produk kandungan retinol yang tidak boleh digunakan oleh ibu hamil.

Nah, itu dia beberapa ciri-ciri skincare yang aman untuk kamu gunakan. Mulai sekarang jangan asal membeli produk skincare ya! Kamu bisa memilih Avoskin sebagai skincare harianmu karena semua produknya aman dan sudah mendapat izin edar BPOM.

Last Updated on October 12, 2021

Ditulis Oleh

Angga Yoga AVO

PhotographerDiunggah 20 May 2021

Beri Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Next Articles

Selengkapnya